Minggu, 16 Juni 2013

Over-Exposed.

Hi bitchy how are you? How about your sun-day? I hope it was be fun :)
Well-o-well......the first thing that I'd to say is....big sorry for deleted some older post in this blog. Should I put the reason? I think no. Because a few nights ago someone told me to "keep" my privacy and "keep" what I feel just for my self. Sounds selfish? Yup. tapi setelah gue fikir berjam-jam mungkin ada bener-nya. Social media is not your God and isn't a good place to share anything that you feel. Dari jaman dulu bokap gue selalu bilang

"nia, kalau kamu mau curhat dan kamu gak mau curhat sama papa kamu bisa curhat ke Allah. Percaya deh Allah adalah tempat sebaik-baiknya mengadu karena Allah akan memberikan ketenangan dan akan menjaga semua cerita kamu tanpa harus takut ada orang lain yang tahu" It was what his said & omongan salah satu temen gue tadi gak begitu jauh lah meaning nya dari apa yang bokap gue bilang. Intinya sama : "Jangan terlalu too much sharing apa yang lo rasa ke sembarang orang, terlebih sosial media".

Kenapa? Karena sosial media itu tempat dimana ada ratusan bahkan jutaan orang bebas untuk melihat apa yang kalian share. jangan jadi bodoh untuk berkata
"Ih lu kok kepo-in gue sih?" kepada orang yang secara ajaib mengetahui keadaan lu secara detail, sedetail apa yang lo ceritain di social media. Hey, ketika lu share sesuatu di social media it mean you'll be ready to exposed. jangan sampe bilang orang kepo, karena social media itu sifatnya bebas dan gak ada batasan untuk itu.

Lagipula gak sedikit juga kan kejahatan yang dilakukan melalui perantara social media. Jangan tanya kenapa, itu semua pasti ada hubungannya sama Over-Exposed di socmed.

Example: buat lu para pengguna social media Path. disitu kan ada fitur location dimana lo bisa share dimana posisi lo sekarang? (Calm, gue salah satu penggemar aplikasi ini juga kok). Honestly gue gatau fungsi fitur itu sendiri buat apa selain buat "pamer" soalnya jarang banget bahkan gak pernah gue liat orang update location path "di pinggir kali x" gapernah! mereka yang update path cenderung cari tempat check in yang bisa dibilang prestige untuk ngangkat derajat mereka. kayak "at -- restoran jepang yang harga satu biji makanannya bisa buat beli satu pulau kecil di suriname" (too much huh? c'mon bitch don't be too serious) . tapi iya kan? gapercaya? coba main path dan kabarin gue kalau kalian nemu orang update location di pinggir jamban atau dipinggir kali :D (well, gak penting juga sih yah update di jamban!)
Yah jujur sih! gue juga suka update location di path bahkan sering. Gak munafik. buat apa? kalau lu tanya buat apa gua bakalan kasih jawaban gue yang paling jujur...."biar update aja" haha!

Tapi bitchy, tanpa kalian sadari apa yang kalian lakukan ketika share location di path itu bisa mengundang kejahatan lho. Gimana bisa? yah well lu kan gatau apa semua orang yang jadi friends lu di path itu orang baik atau bukan (bukan suudzon tapi waspada) kalau ada orang yang emang berniat jahat, gak akan jadi perkara sulit buat mereka nemuin lo kalau emang lu tipikal orang yang suka update location. So, beware bitchy.....don't be over exposed.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar